Agama adalah Penataan Hukum bagi diri dan pengabdian kepada Tuhan. Dalam AlQuran, kata “agama” di katakan adalah “Dien” seperti terpahami dalam ayat :
إِنَّ ٱلدِّينَ عِندَ ٱللَّهِ ٱلۡإِسۡلَـٰمُۗ
وَمَا ٱخۡتَلَفَ ٱلَّذِينَ أُوتُواْ ٱلۡكِتَـٰبَ إِلَّا مِنۢ بَعۡدِ مَا
جَآءَهُمُ ٱلۡعِلۡمُ بَغۡيَۢا بَيۡنَهُمۡۗ وَمَن يَكۡفُرۡ بِـَٔايَـٰتِ ٱللَّهِ فَإِنَّ ٱللَّهَ سَرِيعُ ٱلۡحِسَابِ
3/19. Bahwa agama pada sisi ALLOH adalah Islam, dan tidaklah berbantahan orang-orang yang diberikan Kitab itu kecuali sesudah datang kepada mereka pengetahuan, hal itu adalah tersebab kedengkian di antara rnereka. Dan siapa yang kafir dengan Ayat-ayat ALLOH maka sungguh ALLOH itu amat cepat menghitung.
إِنَّ ٱلدِّينَ عِندَ ٱللَّهِ ٱلۡإِسۡلَـٰمُۗ
وَمَا ٱخۡتَلَفَ ٱلَّذِينَ أُوتُواْ ٱلۡكِتَـٰبَ إِلَّا مِنۢ بَعۡدِ مَا
جَآءَهُمُ ٱلۡعِلۡمُ بَغۡيَۢا بَيۡنَهُمۡۗ وَمَن يَكۡفُرۡ بِـَٔايَـٰتِ ٱللَّهِ فَإِنَّ ٱللَّهَ سَرِيعُ ٱلۡحِسَابِ
3/19. Bahwa agama pada sisi ALLOH adalah Islam, dan tidaklah berbantahan orang-orang yang diberikan Kitab itu kecuali sesudah datang kepada mereka pengetahuan, hal itu adalah tersebab kedengkian di antara rnereka. Dan siapa yang kafir dengan Ayat-ayat ALLOH maka sungguh ALLOH itu amat cepat menghitung.
Islam adalah agama yang di wariskan oleh Ibrahim kepada keturunannya seperti terpahami dalam Surah Al Baqarah ayat 124 – 136 yaitu, Ishaq mewariskan ke Yaqub AS ( Israil ) dan mewariskan kepada keturunannya (Yusuf AS, Zakaria AS, hingga Isa AS ) dan, dari garis Ismail AS hingga ke Muhammad SAW. Dan ALLOH menjadikan Nabi Ibrahim sebagai IMAM untuk seluruh manusia:
Al Baqarah:124
Dan (ingatlah), ketika Ibrahim diuji Tuhannya dengan beberapa kalimat, lalu Ibrahim menunaikannya. Allah berfirman:” Sesungguhnya Aku akan menjadikanmu Imam bagi seluruh manusia”. Ibrahim berkata: “ (Dan saya mohon juga) dari keturunanku”. ALLOH berfirman: “ JanjiKu tidak mengenai orang yang zalim”.
Dan (ingatlah), ketika Ibrahim diuji Tuhannya dengan beberapa kalimat, lalu Ibrahim menunaikannya. Allah berfirman:” Sesungguhnya Aku akan menjadikanmu Imam bagi seluruh manusia”. Ibrahim berkata: “ (Dan saya mohon juga) dari keturunanku”. ALLOH berfirman: “ JanjiKu tidak mengenai orang yang zalim”.
Itulah kisah agung dari Nabi Ibrahim AS sebagi Uswatun Hasanah ( suri tauladan ) yang diceritakan dalam Al Quran juga dalam Surah Ibrahim:35-41, Al Imran:95-96, Al An’Am:75-82,dan 161, Al Mumtahanah:4, Al Zukhruf:26-28, dan ayat ayat lainnya.
AlQuran menegaskan bahwa Islam adalah agama Nabi Ibrahim AS dan bagi umat manusia yang beragama Islam diberi nama oleh beliau dengan sebutan MUSLIM ( Surah AlBaqarah:128 ).
Apakah Islam menurut AlQuran:
Janji Alloh atas doa yang dipanjatkan oleh Nabi Ibrahim AS dalam Surah Al Baqarah:129
Ya Rabb kami, utuslah untuk mereka seorang Rosul dari kalangan mereka, yang akan membacakan kepada mereka ayat-ayat Engkau, dan mengajarkan kepada mereka Al Kitab dan Al Hikmah serta mensucikan mereka. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana.
AlQuran menegaskan bahwa Islam adalah agama Nabi Ibrahim AS dan bagi umat manusia yang beragama Islam diberi nama oleh beliau dengan sebutan MUSLIM ( Surah AlBaqarah:128 ).
Apakah Islam menurut AlQuran:
Janji Alloh atas doa yang dipanjatkan oleh Nabi Ibrahim AS dalam Surah Al Baqarah:129
Ya Rabb kami, utuslah untuk mereka seorang Rosul dari kalangan mereka, yang akan membacakan kepada mereka ayat-ayat Engkau, dan mengajarkan kepada mereka Al Kitab dan Al Hikmah serta mensucikan mereka. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana.
Alloh mengabulkan doa Nabi Ibrahim AS (seperti juga dikabulkannya doa tentang negeri Mekkah) dengan lahirnya Nabi Muhammad SAW membawa garis keturunan dari Ismail AS. Nabi Muhammad SAW meneruskan apa yang di ajarkan oleh Ibrahim AS mengajarkan Hikmah dan Sunnah kepada manusia. ALLOH memberikan Kitab AlQuran kepada Nabi Muhammad SAW sebagai Sempurna nya agama Nabi Ibrahim AS. Dalam Al Quran terkandung pokok – pokok ajaran yang wajib di laksanakan dengan Ikhlas dan Kesadaran oleh seorang muslim semata karna ALLOH Sang Pencipta Alam Semesta.
Islam menurut AlQuran, dalam ayat – ayat Muhkamaat yaitu pokok ketetapan, dari Alloh yang wajib di laksanakan terpahami pada :
Surah Al Baqarah:2,3&4
Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa, (yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan sholat, dan menafkahkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dan mereka yang beriman kepada Kitab ( Al Quran ) yang telah diturunkan kepadamu dan kitab-kitab yang sudah diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya ( kehidupan ) akhirat.
Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa, (yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan sholat, dan menafkahkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dan mereka yang beriman kepada Kitab ( Al Quran ) yang telah diturunkan kepadamu dan kitab-kitab yang sudah diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya ( kehidupan ) akhirat.
Surah Al Baqarah:177
Bukanlah menghadapkan wajahmu kea rah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi kebajikan itu ialah beriman kepada ALLOH, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi, dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir ( yang memerlukan pertolongan ) dan orang-orang yang meminta-minta; dan ( memerdekakan) hamba sahaya, mendirikan sholat, dan menunaikan zakat; dan tabah dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya) dan mereka itulah orang-orang yang bertaqwa.
Bukanlah menghadapkan wajahmu kea rah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi kebajikan itu ialah beriman kepada ALLOH, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi, dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir ( yang memerlukan pertolongan ) dan orang-orang yang meminta-minta; dan ( memerdekakan) hamba sahaya, mendirikan sholat, dan menunaikan zakat; dan tabah dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya) dan mereka itulah orang-orang yang bertaqwa.
Dan seorang Muslim wajib menerima pokok ajaran lainnya dalam AlQuran seperti, hukum Qishaash, perintah Jihad, hukum Talaq, ber Haji dan hukum-hukumnya, ber Puasa dan ketetapan waktunya, dll tanpa boleh mengubahnya. Karena hukum ALLOH adalah pasti dan tidak bisa di ubah oleh siapapun termasuk oleh seorang Nabi dan Rosul.
Itulah Islam yang benar menurut AlQuran. Semoga tulisan ini sebagai pengingat diri saya peribadi dan orang-orang yang membacanya. Sungguh jauh keimanan ini dari kebenaran Islam setelah apa yang kita pahami dari ayat-ayat ALLOH, sungguh begitu naïf dan hina nya iman kita bila masih mengharapkan syurga karena belum memenuhi syarat keimanan yang benar dari ketetapan ALLOH.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar